Gelar Workshop Lukis Toys GRATIS Mahasiswa Seni Rupa Dan Desain UNS Berhasil Menarik Perhatian Para Mahasiswa

 Reporter: Anisa Meliana Tri Pasha


Pemaparan materi mengenai urban toys
Surakarta, Rabu (29/11/23). Foto: Anisa Meliana Tri Pasha

Surakarta, IDN Insight – Workshop Lukis Toys gratis yang digelar oleh mahasiswa Prodi Seni Rupa, Kelompok 9, gabungan dari angkatan 2020 dan 2021, Universitas Sebelas Maret Pada hari Rabu (29/11/23) yang berlangsung pada pukul 09.00 -11.30 WIB di bawah kanopi Fakultas Seni Rupa dan Desain. Acara tersebut diselenggarakan guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Stadium General. Acara workshop ini dibuka dengan sambutan dari ketua kelompok, sebelum acara inti dimulai terdapat sedikit pemaparan materi yang diberikan oleh panitia mengenai filosofi urban toys.

Lukis toys ini merupakan penyempurnaan pewarnaan dari urban toys atau designer toys sendiri mengacu pada mainan yang dibuat oleh seorang desainer atau artist. Umumnya mainan ini diproduksi terbatas (limited edition), hanya dicetak 50 hingga 2000 buah per model. Jenis mainan ini memang sengaja dibuat oleh para desainer sebagai bentuk perlawanan dari mainan yang mainstream. Workshop ini ditujukkan untuk mahasiswa dari kelas mata kuliah Stadium General dan hanya menargetkan maksimal 45 peserta saja dikarenakan keterbatasan alat dan bahan. “Rencananya  acara kami hanya sederhana dan dibuat santai saja, untuk kalangan peserta juga dalam ekspektasi kami, kami pikir hanya FSRD saja yang hadir, ternyata ada kamu dari FISIP, ada yang dari FP, ada juga yang dari ISI Surakarta. Tapi karena memang tidak ditetapkan adanya batas asal instansi peserta, jadi bebas terbuka bagi siapapun yang minat," ucap Fatimah Azahra. 

Alat dan bahan yang telah disediakan oleh panitia berupa patung gypsum, kuas, cat tembok, dan air. Patung gypsum dibuat oleh panitia yang berasal dari spesialis studio patung dan terdapat 4 cetakan model yaitu model kucing, serigala, tedy, dan tengkorak dalam bentuk patung gypsum. Masing-masing peserta hanya boleh mengambil satu model patung gypsum saja dan untuk cat tembok diberikan perkelompok agar terbagi sama rata. Waktu pengerjaan lukis toys dibutuhkan kurang lebih 45 menit untuk melukis patung gypsum yang sudah diambil oleh peserta. Peserta yang sudah selesai menunggu peserta lain yang belum selesai, setelah semua peserta selesai, acara selanjutnya adalah sesi foto bersama sebagai bentuk doukementasi. Acara ini berjalan lancar sesuai dengan tujuan awal, “namun selain bertujuan untuk memenuhi tugas, juga sebagai media pengembangan kreatifitas mahasiswa, menambah pengetahuan dan bisa juga untuk hiburan, karena kalau sudah melukis sering kebawa suasana” ucapnya.

Acara workshop lukis toys ini sangat menarik dan kreatif sehingga menarik kalangan mahasiswa untuk bergabung mengikuti workshop ini khususnya mahasiswa FSRD, tidak hanya sebagai hiburan saja, namun workshop ini memberikan wadah mahasiswa untuk berkreasi dalam melukis urban toys dan tentunya juga mendapatkan relasi baru.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESONA PAMERAN SENI BERTAJUK "SETITIK HITAM"

MENGUKIR KREATIVITAS TANPA BATAS DENGAN "GELAR KARYA DISABILITAS"

KESERUAN PERTUNJUKAN TARI DAN FASHION SHOW DALAM PEKAN BUDAYA DIFABEL 2023